Rabu, 12 November 2014

AWAY
Goresan demi goresan pena kutorehkan disebuah kertas merah jambu.
Merangkai kalimat pengantar isi hatiku rapi.
Memori masa saat besamamu kembali terputar,
Seperti sebuah film usang.
Saat itu kita terlihat bahagia, tersenyum mengambil selca.
Butiran kristal bening jatuh membasahi kertas cantikku.
Beginikah rasanya cinta yang dipisahkan jarak yang jauh? Ini menyakitkan.
Kuusap air mataku yang sudah menganak seperti sungai kecil disekitar pipiku.
Menyingkirkan kenangan lama dan kembali merangkai kata kata.
Kutulis kata aku mencintaimu dibawah dari yang tersayang.
Aku tersenyum melihat kalimat itu.
Lalu kumasukkan kedalam amplop yang bewarna sama.
Menyisipkan sebuah surat cinta dikaki merpati.
Berharap ia akan menyampaikannya.
Kutitipkan isi hatiku kepadamu wahai merpati.
Sampaikan padanya ! pada seseorang yang spesial disebrang sana.
Aku menunggu disini.
Aku akan tetap menunggu saat kau kembali.
Mencengkram balasan isi hatinya kepadaku.

Dan selamanya aku akan sabar menunggu walaupun tak pasti akan kembali.